ALUR KERJA G20 adalah serangkaian proses dan mekanisme yang digunakan oleh negara-negara anggota G20 untuk berkomunikasi, berdiskusi, dan mengambil keputusan bersama dalam berbagai isu global. G20 merupakan forum ekonomi internasional yang terdiri dari 19 negara dan Uni Eropa, yang bertujuan untuk mempromosikan kerja sama ekonomi dan keuangan internasional.
ALUR KERJA G20 dimulai dengan pertemuan tingkat menteri yang dilakukan secara berkala dalam berbagai bidang seperti keuangan, perdagangan, energi, pertanian, dan lain-lain. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas isu-isu terkait dengan bidang masing-masing dan menghasilkan rekomendasi atau keputusan yang akan disampaikan pada pertemuan tingkat pemimpin G20.
Selain pertemuan tingkat menteri, ALUR KERJA G20 juga melibatkan berbagai kelompok kerja dan forum dialog yang dibentuk untuk membahas isu-isu tertentu seperti pencegahan krisis keuangan, pembangunan infrastruktur, dan isu-isu lingkungan. Kelompok kerja ini terdiri dari para ahli dan pejabat dari negara-negara anggota G20 yang bekerja sama untuk menghasilkan rekomendasi atau keputusan yang akan disampaikan pada pertemuan tingkat menteri.
Pada akhirnya, semua proses dan mekanisme dalam ALUR KERJA G20 akan menghasilkan kesepakatan bersama dalam bentuk komunike atau deklarasi yang berisi hasil pertemuan dan keputusan yang diambil oleh para pemimpin G20. Kesepakatan ini menjadi acuan bagi negara-negara anggota G20 dalam mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi isu-isu global yang dihadapi.
Dengan ALUR KERJA G20, negara-negara anggota G20 dapat bekerja sama dalam mengatasi berbagai tantangan global seperti ketimpangan ekonomi, perubahan iklim, dan krisis keuangan. Melalui proses dan mekanisme yang terstruktur ini, diharapkan G20 dapat menjadi motor penggerak kerja sama internasional dalam mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta menjaga stabilitas keuangan global.